Sekolah Ramah Hijau

Dampak pemanasan global begitu mengerikan. Bagaimana tidak, meningkatnya suhu dipermukaan bumi memicu terjadinya kemarau panjang dan kebakaran hutan. Temperatur yang panas itu juga akan menyebabkan terjadinya gagal panen. Yang tidak kalah berbahaya, kehidupan hewan liar dan kesehatan manusia pun terancam.

Semua itu bermula dari pemanfaatan sumber daya alam yang dilakukan manusia tanpa disertai fungsi lingkungan sehingga menimbulkan kerusakan bumi. Kondisi ini membuat kita prihatin karena akan menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan hidup manusia.
Kurangnya pemahaman dan kesadaran, serta rendahnya komitmen masyarakat dalam berpartisipasi untuk menjaga dan melestarikan lingkungan menjadi faktor utama yang menyebabkan penanganan masalah lingkungan belum menunjukkan hasil menggembirakan. Untuk itu, diperlukan penyadaran tentang pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan. Upaya ini dimulai dari diri kita, dimulai sekarang, dan dilakukan oleh semua pihak, termasuk warga sekolah.

Buku ini merupakan bagian dari upaya menanamkan karakter Sekolah Ramah Hijau di lingkungan sekolah. Ditulis berdasarkan gagasan dan praktik lapangan di sekolah pendampingan PT Trakindo Utama dan Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa, pembahasan buku meliputi: peran sekolah di tengah isu pemanasan global; tahapan penerapan Sekolah Ramah Hijau; empat langkah aksi Sekolah Ramah Hijau. Tidak sekedar gagasan, buku ini mengungkapkan pengalaman langsung upaya sekolah menyelamatkan bumi.