Bapak Guru Pilot Kah?

“Bapak Guru, Bapak Guru.” Ujar salah satu siswa kelas 5.

“Bapak Guru pilot kah?” Lanjutnya.

Sejak masuk semester genap ini anak-anak punya guru baru. Beliau adalah Pak Nawir M. Taher atau yang akrab dipanggil Pak Nawir. Beliau adalah seorang pegawai di kantor BMKG Kabupaten Maluku Tenggara Barat sejak tahun 2012. Matematika menjadi mata pelajaran yang beliau ampu. Pak Nawir menawarkan diri untuk menjadi guru matematika di MI Al-Azhar Saumlaki karena rasa kepedulian beliau akan pendidikan anak-anak Muslim di Saumlaki.

Kekurangan guru masih menjadi masalah utama di MI Al-Azhar Saumlaki. Hal ini tentu bukan alasan, keinginan yayasan untuk merekrut sarjana pendidikan yang beragama Islam di Sumlaki masih sangat sulit. Minimnya sumber daya manusia yang ada menyebabkan orang-orang yang memiliki kemauan besar untuk mengajar memutuskan untuk bergabung dengan madrasah ini. Sehingga tak sedikit pula guru-guru MI Al-Azhar Saumlaki yang berlatar belakang non-kependidikan.

Pak Nawir sendiri merupakan alumni D4 Geofisika dari STMKG (Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), salah satu sekolah ikatan dinas di bawah BMKG. Beliau bertugas di Saumlaki sudah sekitar 6 tahun. Keinginan beliau untuk bergabung dengan MI Al-Azhar Saumlaki tentunya bukan tanpa alasan. Setelah beliau melihat pengumuman rekrutmen guru yang dibagikan oleh salah satu guru, beliau mencoba menawarkan diri. Selain itu, beliau juga mengkomunikasikan keinginannya sebagai guru bantu kepada Kepala Kantor. Dan alhamdulillah, Kepala Kantor menyetujui keingingan Pak Nawir untuk menjadi guru.

Selain rasa kepedulian yang tinggi, pertimbangan beban pekerjaan di kantor juga menjadi alasan beliau menjadi guru. Sebagai pegawai shift, jam kerja beliau kebanyakan dimulai siang atau sore hari. Sehingga di pagi hari beliau bisa mewakafkan waktunya untuk anak-anak.

Pak Nawir sadar kalau beliau bukan seorang sarjana pendidikan, tapi kemauan beliau untuk mengamalkan ilmu yang beliau miliki kepada anak-anak sangatlah tinggi. Beliau sangat berbesar hati untuk menerima masukan-masukan dari para guru berkenaan dengan hal-hal yang perlu diperhatikan dan dipelajari sebagai seorang guru.

Madrasah sangat bersyukur dengan bergabungnya Pak Nawir. Setidaknya dengan adanya beliau, anak-anak akan lebih semangat lagi untuk belajar matematika. Madrasah tidak menuntut banyak hal dari beliau karena beliau memang memiliki tugas utama sebagai seorang pegawai BMKG.

“Bukan, Nak. Bapak Guru bukan pilot. Bapak guru kerja di kantor BMKG.” Jawab Pak Nawir.

“Ooohhhh…” Sahut anak-anak.

Dwi Wahyu Alfajar – Kawan SLI Penempatan Kab. Maluku Tenggara Barat

Komentar

komentar