Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Raganya 1

Indonesia itu bangsa besar: sebesar tekad para pendiri negeri ini ketika memperjuangkan kemerdekaan dari penjajahan. Kebesaran Indonesia yang ditopang tidak hanya oleh kekayaan alam, namun juga kekuatan manusianya, Kebesaran yang menyegarkan bangsa ini dalam jajaran negeri-negeri makmur raga dan, terutama, jiwanya.

Terima kasih kita haturkan sebesar-besarnya kepada para pendiri Republik ini, yang berandil mengantarkan bangsa ini ke pintu gerbang kemerdekaan. Tugas kita sekarang, mewujudkan tujuan hakiki kemerdekaan: bebas dari pelbagai tindakan dan kebodohan. Sayang, pendidikan–selaku modal bangsa ini menjadi bangsa besar–masih karut-marut.

Sekedar mengeluh dan mengkritik praktik pendidikan yang berlaku sekarang, tidaklah menyelesaikan persoalan. Harus ada ikhtiar untuk mencoba, demi lahirnya perubahan dan perbaikan. Maka partisipasi banyak elemen masyarakat menjadi penting demi terwujudnya pendidikan yang membangun jiwa dan raga peserta didik.

Bangunlah Jiwanya Bangunlah Raganya merupakan sebuah ikhtiar bagaimana menempuh pendidikan yang lebih berkualitas, manusiawi sekaligus menyenangkan peserta didik dan sekaligus para guru. Sebuah upaya merawat Indonesia agar lebih baik lagi dengan satu optimisme bahwa potensi pelajar Indonesia sama bermutunya dengan anak bangsa dari Negara maju.

Kompentensi dasar dalam kegiatan belajar mengajar yang ingin membangun jiwa dan raga tersebut dibahas dalam buku ini secara sistematis, padat, dan kaya ilustrasi pengalaman dilapangan. Pembahasannya meliputi: Wajah Pendidikan Indonesia, Guru Kreatif, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006, PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, dan Menyenangkan), Model-model Pembelajaran, Penilaian Berbasis Kelas, Display Ruang Kelas, dan Pembelajaran Berbasis Literasi.