Aku Ingin Lebih Dalam Mengenalmu, Mad

Oleh: Rina Handayani, Anggota KOMED dan Teman Si MoBa

“Allohumma barik lana fi rajaba wa sya’ban wa barik lana fi ramadan” (Ya Allah, berkahilah kami di rajab dan sya’ban dan berkahilah kami di ramadan) (H.R. Ahmad).

 

Masya Allah, sudah hampir sebulan kita kedatangan tamu istimewa. Apa? Apa?

 

Tamu istimewa? Yap, tamu istimewa berupa bulan yang berkah, penuh kemuliaan. Bulan yang terdapat momen diturunkannya Al-Qur’an, bulan yang surga dibuka lebar-lebar, sementara pintu neraka ditutup, lengkap si S (Setan)nya dibelenggu. Bulan itu juga terdapat malam kemuliaan, bulan yang merupakan waktu mustajab. MasyaAllah.

 

Target Ramadanku tetap sama untuk meraup sebanyak-banyaknya pahala. Salah satu cara meraup pahala adalah dengan lebih dekat lagi mengenal Al Qur’an. Apalagi ramadan ini membuatku harus belajar #dirumahaja, untuk belajar lagi, lagi dan lagi mengenai  tajwid dan tahsin dalam Al-Qur’an. Dan hari ini aku mencoba untuk belajar lebih dalam mengenalmu, Mad.

 

Mad, yang artinya panjang.

 

Terbagi menjadi dua, mad thobi’i dan mad Far’i. Akan aku ceritakan sedikit tentang kisah mad ini.

 

Mad thobi’i disebut juga sebagai mad asli. Berasal dari kata tabi’at yang artinya kebiasaan. Kenapa kebiasaan? Karena berangkat dari kebiasaan orang-orang Arab berkominaksi selalu memanjangkan nada bicaranya sepanjang dua harokat, seperti hukum bacaan mad thobi’i yang kita tahu. Contohnya ketika orang Arab memanggil nama seseorang, mereka akan memanggil seperti; “yaamuusaa”

 

Maka dari itu, berangkat dari kisah kebiasaan orang-orang Arab itulah Mad thobi’i muncul. Agar memudahkan kita mempelajari Al-Qur’an.

 

Sama halnya dengan kita, orang-orang Indonesia dalam berkomunikasi, terlebih pada saat memanggil nama seseorang. Sama seperti orang Arab, sama-sama memakai mad, tapi beda jenis. Seperti contohnya; “Iqballll” atau “Mobaaaa” jika orang Arab pakai mad thobi’i kita orang Indonesia pakai mad aridh lissukun

 

Cukup sekian dan terima kasih.

 

Inilah kisah belajar tahsin hari ini

 

Komentar

komentar