Aksi Nyata Para Guru

Oleh: Deta Wijaya

KAWAN SLI Penempatan Sebatik

 

Sebatik (03-08) – Ruang-ruang kelas guru di MI As ‘Adiyah Filial maupun induk terlihat berbeda. Baik dari tata letak kursi hingga dekorasi yang terpampang di dinding kelas. Hal ini merupakan aksi nyata yang dapat dilakukan oleh para guru dalam mengaplikasikan pengetahuannya. Sebelumnya, guru-guru MI As ‘Adiyah dan beberapa sekolah lainnya telah mengikuti Pelatihan Manajemen Kelas pada 22 Juli dan Display Kelas pada 29 Juli yang diadakan oleh Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa.

Pelatihan guru dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan pendidikan khususnya di daerah beranda. Para guru sejatinya tetap bisa memberikan performa terbaik meskipun kadang dalam keadaan terbatas. Pelatihan dilaksanakan di MI As ‘Adiyah Filial dengan pemateri Deta Wijayanti, Konsultan Relawan (KAWAN) Sekolah Literasi Indonesia (SLI) yang ditempatkan di Sebatik selama satu tahun. Pelatihan yang dilakukan pada akhir bulan Juli kemarin merupakan pelatihan guru tahap kedua, di mana pada tahap pertama telah dilaksanakan pelatihan pembelajaran PAIKEM dan pembuatan RPP pada Maret lalu.

Terlihat dibeberapa kelas para guru mulai menata ulang tata letak meja dan kursi siswa. Hal ini sesuai dengan apa yang telah didapatkan dalam pelatihan manajemen kelas yang lalu. Salah satu tips dari menjaga kelas agar kondusif adalah “designing” atau merancang, salah satu poinnya adalah merancang tata letak kelas. Hal itu dapat meminimalisir kegaduhan atau keributan akibat penataan kursi yang kurang kondusif. Penataan kursi bisa dibuat secara berkelompok atau dengan model letter U (membentuk huruf U). Menurut Ibu Asifa, Wali Kelas 2 MI As ‘Adiyah Filial tata letak kursi secara berkelompok lebih kondusif dan membuat anak nyaman. Begitupun Ibu Hj. Harmoni, Wali Kelas 3 MI As ‘Adiyah Induk, yang mengatakan bahwa tata letak kursi yang baru lebih nyaman dan kondusif.

Selain perubahan berupa tata letak kursi, perubahan juga terlihat dari beberapa display kelas yang telah terpasang di dinding kelas. Pelatihan diplay kelas telah dilakukan pada 29 Juli 2017 mengajak para peserta untuk praktik secara langsung bagaimana membuat display kelas baik untuk hiasan, evaluasi, penghargaan maupun informasi. Beberapa display kelas yang dibuat oleh para guru adalah terkait aturan kelas, bintang kelas, jadwal piket, struktur kelas, jadwal pelajaran dan juga hiasan papan tulis. Display kelas mulai terlihat di MI As ‘Adiyah Filial. Meskipun kondisi sekolah terbatas dan satu ruang dipakai untuk dua kelas dengan batas sekat papan, namun beberapa hiasan telah tertempel di dinding dan papan tulis sederhana.

Pelatihan-pelatihan yang diberikan oleh instansi, yayasan, maupun pemerintah sejatinya harus disikapi dengan bijak, diaplikasikan sebagaimana mestinya. Pada akhir sesi pelatihan, trainer selalu menekankan bahwasanya para guru hebat siap untuk beraksi nyata. Sebab ilmu dan pengetahuan dari hasil pelatihan tidak akan bermanfaat jika hanya disimpan dalam buku catatan.

Deta Wijayanti berharap pelatihan ini mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran. Selain itu, ia juga berharap bahwa peningkatan profesionalisme guru tetap diadakan oleh pihak sekolah sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah.

Komentar

komentar



Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044