Ravika Kawan SLI

3 Alasan Menjadi KAWAN SLI

Tak pernah terfikirkan saat ini bisa menginjakan kaki di Bumi Sriwijaya. Pernah ketika ditanya oleh teman “setelah kuliah mau kemana?” dan dengan spontannya menjawab “ke Palembang”. Tidak terlintas sama sekali untuk ke Bumi Sriwijaya, tapi Tuhan berkehendak lain, Dia mengabulkan ucapan pertama yang disebutkan. Dan sekarang telah hampir 10 purnama berada di Bumi Sriwijaya.

KAWAN SLI (Konsultan Relawan Sekolah Literasi Indonesia), Dompet Dhuafa, kata-kata yang sangat asing untuk didengar dan dengan persepsi awal akan bekerja apalah itu “dhuafa”. Tetapi dengan semangat optimis tetap berani melanjutkan pendaftaran untuk menjadi KAWAN SLI 2. Sampai saat ini masih ada kenangan dan terpatri di sudut memori tentang seleksi pendaftaran yang sangat menarik, baru seleksi saja sudah kenal orang satu Sumatra Barat, apalagi kalau lolos ya pasti kenal se-Indonesia.

KAWAN SLI merupakan pemuda pemudi pilihan yang dipilih oleh lembaga Dompet Dhuafa untuk meningkatkan kualitas sekolah, yang diilih secara profesional melalui proses seleksi secara nasional. Menjadi KAWAN SLI merupakan bagian terunik yang pernah dilalui, baik susah, senang, lelah maupun bahagia sebahagianya. Menjadi KAWAN SLI itu sangat menarik untuk dilalui, ketika harus mengikuti pelatihan intesif bahkan ketikan menghitung purnama di penempan.

Satu yang menjadi penekanan di dalam diri dan itu akan tersimpan untuk waktu yang tak terhingga dari ucapan seorang pengelola ketika pelatihan intensif yaitu jadilah karyawan Allah, karena semuanya dari Allah dan akan kembali kepada Allah. Ketika memperoleh apa yang diharapkan maka bersyukurlah, sedangkan ketika belum memperolehnya maka selalu berusaha dan jangan berburuk sangka kepada Allah. Dan aku selalu bersyukur sudah menjadi KAWAN SLI, hingga mampu merangkai mimpi-mimpi satu per satu.

Menjadi KAWAN SLI adalah pilihan awal yang benar setelah melewati beberapa halangan. Karena dengan menjadi KAWAN SLI bukan hanya KAWAN “teman” se-Indonesia yang dimiliki, tetapi ilmu-ilmu baru juga didapat dengan melalui pembekalan secara intensif 2 bulan. Dengan KAWAN SLI, saya tau pendidikan, suku, bahasa maupun kearifan lokal daerah penempatan yaitu Bumi Sriwijaya. Dan masih banyak lagi, hingga merangkum menjadi 3 alasan menjadi KAWAN SLI yaitu:

  1. Menjadi KAWAN SLI saya bisa menjadi bersyukur. Karena tidak semua orang bisa lolos menjadi KAWAN SLI. Dan bahkan tanpa KAWAN SLI saya tidak akan mampu menginjakan kaki di Bumi Sriwijaya. Selain itu, saya tau ternyata masih ada pola pendidikan unik yang dilakukan setiap daerah sesuai dengan kearifan lokal yang dimiliki. Saya bersyukur masih mendapatkan rahmatNya, hingga mampu melewati 10 purnama dengan berbagai cerita dan pengalaman unik disini.
  2. Menjadi KAWAN SLI saya melewatkan batas yang dibuat sendiri. Hal yang paling susah untuk pendiam yaitu berbicara, sedangkan diam paling susah untuk pembicara. Saya seorang yang pendiam, dan misi saya dari awal program SLI yaitu mampu public speaking.  Walaupun saya belum mampu dan sebaik KAWAN yang lain, tapi saya mampu melampaukan batas dan keluar dari zona nyaman untuk berani bicara di depan umum. Deg-degkan wajar untuk menit-menit awal, tapi lama kelamaan itu menjadi candu untuk bisa public speaking, dimana KAWAN SLI harus mampu mengisi pelatihan bersama guru, kepsek dan orangtua siswa.
  3. Menjadi KAWAN SLI saya mampu menambah pengalaman dan belajar lagi. Baik itu pengalaman pahit maupun pengalaman manis itu akan tetap terkenang. Kata ayah “carilah pengalaman selagi kamu masih muda, dan setelah tua maka ceritakan pengalamanmu untuk memotivasi anak cucumu”. Meskipun awalnya saya dinyatakan tidak lolos KAWAN SLI 2, tetapi saya dapat pengalaman bahwa untuk menjadi bagian suatu lembaga harus melewati seleksi yang profesional. Dan ketika dinyatakan lolos itu akan menjadi pengalaman terbaru buat saya untuk menginjakan kaki di pulau Jawa. Serta ketika di penempatan saya belajar banyak hal yang tak akan saya temui di bangku pendidikan formal dan karifan lokal setiap daerah itu unik untuk pelajari.

Tidak ada paksaan ketika memilik menjadi KAWAN SLI. Semua mengalir seperti air, dan setiap saat memiliki cerita unik seperti gelombang lautan. Dan sepertinya ini candu untuk menjadi karyawan Allah. Mimpi saya mulai terwujud dengan menjadi KAWAN SLI dapat memajukan pendidikan Indonesia, dan mimpi itu masih akan tetap berkibar hingga saatnya tiba.

Kontributor : Ravika (KAWAN SLI penempatan Ogan Ilir)

Ingin seperti Ravika yang mampu mengabdi sekaligus mengembangkan kapasitas diri?
.
Daftarkan dirimu segera menjadi KAWAN SLI angkatan 3 di http://www.makmalpendidikan.net/kawan-sli/Masih ada waktu sampai tanggal 31 juli 2019.

Komentar

komentar



Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044